Sekilas Ulasan Perubahan SPT Masa PPN 1111

Posted on

Dengan terbitnya Peraturan Dirjen Pajak (PER) No. 11/PJ/2013 yaitu perubahan atas PER-44/PJ/2010 yang diberlakukan untuk pengisian dan pelaporan SPT Masa PPN mulai masa Juni 2013.

1. Formulir

Formulir SPT Masa PPN 1111 yang mengalami perubahan adalah pada Lampiran yaitu Formulir 1111 B3. Formulir 1111 B3 yaitu “Daftar Pajak Masukan yang Tidak Dikreditkan atau yang Mendapat Fasilitas”. Sedangkan pada Formulir 1111 B pada PER-44/PJ/2010 yaitu “Daftar Pajak Masukan yang Tidak Dapat Dikreditkan atau yang Mendapat Fasilitas”. Pada kata Tidak Dikreditkan dengan Tidak Dapat Dikreditkan mengandung substansial yang berbeda.

Sehingga pada Formulir 1111 B PER-11/PJ/2013, Faktur Pajak yang seharusnya Dapat dikreditkan tetapi Tidak Dikreditkan, misalkan PPN atas Perolehan Aset Tetap yang PPN Dikapitalisasi, maka sejak berlakunya aturan ini yaitu mulai Masa Juni harus dimasukkan dalam Formulir ini, sesuai dengan Pasal 1a berbunyi : “Pajak Masukan yang menurut ketentuan perundang-undang dapat dikreditkan, namun tidak dilakukan pengkreditan oleh PKP, harus dilaporkan dalam Formulir ini, dimana sebelumnya tidak perlu dimasukkan dalam Formulir ini.

2. Pelaporan

Dalam hal pelaporan yang persyaratkan, sesuai dengan Pasal 3 ayat (2) bahwa :

  1. semua WP Badan Wajib menyampaikan SPT Masa PPN 1111 dalam bentuk data elektronik (e-SPT)
  2. untuk WP Orang Pribadi boleh menyampaikan SPT Masa PPN 1111 dalam bentuk berlaku formulir kertas (hard copy) dengan syarat :
  • melaporkan tidak lebih dari 25 dokumen yaitu Faktur Pajak/dokumen tertentu yang kedudukannya dipersamakan dengan Faktur Pajak dan/atau Nota Retur/Nota Pembatalan dalam setiap Lampiran SPT dalam 1 (satu) Masa Pajak; dan
  •  jumlah seluruh penyerahan barang dan jasanya dalam 1 (satu) Masa Pajak kurang dari Rp 400.000,-

3. persyaratan pelaporannya :

  • dalam hal menyampaikan SPT Masa PPN 1111 dalam bentuk formulir kertas (hard copy) maka wajib melaporkan Induk SPT Masa PPN 1111 berserta lampirannya sesuai dengan Lampiran I PER-44/PJ/2010 dan tidak boleh dirubah.  Tetapi penegasan beserta lampirannya sesuai dengan Pasal 8.
  • Dalam hal menyampaikan SPT Masa PPN 1111 dalam bentuk data elektronik (e-SPT), PKP harus menggunakan aplikasi e-SPT yang disediakan oleh Direktorat Jendral Pajak (DJP) dan Induk SPT Masa PPN 1111 tetap disampaikan dalam bentuk formulir kertas.

3.  Sanksi

PKP akan dikenakan sanksi denda dan/atau sanksi administrasi sesuai dengan ketentuan Pasal 5 bahwa PKP dianggap tidak menyampaikan SPT Masa PPN 1111 dalam hal SPT tidak disampaikan sesuai dengan ketentuan Pasal 3 PER-11/PJ/2013.

Formulir SPT Masa PPN 1111 terlampir dalam blog ini

SPT PPN 1111 (PER11PJ2013) SPT Masa PPN 1111 Perub PER11PJ2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s